Tampilkan postingan dengan label Hardware. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hardware. Tampilkan semua postingan

Tentang SATA


SATA (Serial Advanced Technology Attachment) telah menjadi metode interface hard drive pilihan untuk komputer Macintosh sejak G5 hingga saat ini. SATA menggantikan antarmuka hard drive ATA yang lebih tua. Dan untuk membantu pengguna akhir menjaga segala sesuatunya tetap lurus, ATA diganti namanya menjadi PATA (Attachment Advanced Technology Attachment).

Hard drive yang menggunakan antarmuka SATA biasanya memiliki kelebihan yang berbeda dibanding yang tidak. Interface SATA mampu menyediakan kecepatan transfer yang lebih cepat, pemasangan kabel yang lebih tipis dan lebih fleksibel, serta memudahkan koneksi plug-and-play yang lebih mudah.

Salah satu alasan kemudahan interface SATA hari ini karena Kebanyakan harddisk berbasis SATA tidak memiliki jumper yang perlu diatur. Mereka juga tidak menciptakan hubungan master / slave antara drive, seperti metode lainnya. Setiap hard drive beroperasi pada saluran SATA secara independen.


Kabel SATA

Versi SATA 


1. SATA I : Interface SATA I (revisi 1.x), yang secara formal dikenal sebagai SATA 1.5Gb / s, merupakan interface SATA generasi pertama yang mampu berjalan pada kecepatan 1,5 Gb / s. Throughput bandwidth, yang didukung oleh antarmuka ini bisa memiliki kinerja hingga 150MB / s.

2. SATA II : Ini merupakan antarmuka SATA generasi kedua yang mampu berjalan pada 3.0 Gb / s. Throughput bandwidth, yang didukung oleh antarmuka ini bisa memberikan kinerja  hingga 300MB / s
.
3. SATA III : ini merupakan antarmuka SATA generasi ketiga yang berjalan pada 6.0Gb / s. Throughput bandwidth, yang didukung oleh antarmuka ini bisa memberikan kinerja hingga sampai 600MB / s. Antarmuka ini kompatibel dengan antarmuka SATA 3 Gb / s.

4. SATA 3.1 Juga dikenal sebagai mSATA : Pilihan dengan interface ini biasanya hadir dengan bentuk mSATA, dimana ia memiliki ukuran kira2 seukuran kartu nama. Kelebihan SSD mSATA meliputi faktor bentuk kecil, konsumsi daya rendah, shock / vibration resistance dan kemampuan boot / shutdown yang cepat.

5. SATA 3.2 Juga dikenal sebagai SATA M.2 : ini merupakan pilihan SATA terbaru yang mampu memberikan performa terbaiknya untuk urusan kinerja, selain itu ukuran faktor bentuk jauh lebih ramping dan solid. Pilihan versi ini akan memberikan performa bandwith hingga 2GB /s.


Kompabilitas


Ada sejumlah kompabilitas yang perlu kita ketahui tentang SATA, dan hal tersebut akan mempengaruhi kinerja.  Contohnya, katakanlah anda memiliki sebuah perangkat yang memiliki Spesifikasi SATA II, namun slot yang dihadirkan hanya memiliki spesifikasi port SATA I, maka kinerja yang dihadirkan tidaklah maksimal, melainkan pilihan kinerja justru hanya pilihan kecepatan port SATA I . Hal yang sama juga berlaku untuk Spesifikasi SATA III, dimana ia akan memberikan kompatibilitas ke belakang pada port SATA I dan SATA II. Kecepatan maksimal drive akan lebih lambat karena keterbatasan kecepatan port yang lebih rendah.

Contoh nyata, SanDisk Extreme SSD, yang mendukung antarmuka SATA 6Gb /s. Saat ia terhubung ke port SATA 6Gb / s, ia mampu mencapai kecepatan baca seketika hingga 550 / 520MB / s masing-masing. Namun, saat drive terhubung hanya ke port SATA 3 Gb / s, ia hanya bisa mencapai kecepatan baca sekuensial 285 / 275MB / s dan kecepatan baca sekuensial masing-masing. Ini tentu karena keterbatasan port SATA tersebut.

Namun, perangkat SATA 1.5, SATA 2 dan SATA 3 masih bisa bekerja satu sama lain. Anda dapat menghubungkan hard disk SATA 1.5 ke antarmuka SATA 3, dan drive akan bekerja dengan baik, walaupun hanya pada kecepatan 1,5 Gbits / s yang lebih lambat. Kebalikannya juga benar. Jika Anda menghubungkan hard drive SATA 3 ke antarmuka SATA 1.5, ini akan bekerja, namun hanya pada kecepatan pengarahan SATA 1.5 yang dikurangi.

Pengertian Heatsink

Heatsink merupakan komponen yang digunakan pada komputer maupun laptop yang mempunyai fungsi utama untuk mendinginkan komponen tertentu yang berusaha untuk dilindungi.

Heatsink merupakan alat pengendali panas pasif yang menyerap panas yang dipancarkan atau dihasilkan oleh komponen elektronik kemudian dipindahkan ke media fluida di sekitarnya, bisa berupa udara maupun cairan. Umumnnya heatsink juga dilengkapi dengan kipas untuk membantu proses pendinginan.


Heatsink

Fungsi Heatsink

Fungsi heatsink yang paling utama adalah untuk mengendalikan atau mendinginkan temperatur pada komponen komputer dan laptop yang melakukan aktivitas berat menghasilkan banyak energi panas. Menjaga temperatur komponen CPU dan VGA adalah tugas utama digunakannya heatsink. Kedua komponen tersebut sangat penting dijaga temperaturnya guna memastikan program-progam yang ter-install di dalam komputer maupun laptop kita bisa bekerja sesuai dengan kapasitas optimal komponen tersebut.

Selain mendinginkan komponen penting dalam komputer dan laptop, heatsink ini juga berperan dalam operasional perangkat kita agar bisa dijalankan. Jika kondisi CPU terlalu panas akibat telah buruknya kondisi heatsink-nya, maka jangankan kita bisa meningkatkan performa program-program yang ter-install, kita bahkan tidak akan bisa memulai komputer maupun laptop kita karena pada umunya komputer dan laptop telah diberi kode pengaman pada sistem BIOS-nya untuk mendeteksi anomali pada perangkat kita. Salah satu hal penting yang dijadikan indikator pengaman sistem adalah temperatur CPU.

Fungsi heatsink yang berikutnya masih berkaitan dengan fungsi-fungsi sebelumnya yaitu membantu mencegah kerusakan data. Jika Anda tengah mengerjakan sesuatu menggunakan komputer maupun laptop dan ternyata temperatur CPU Anda terlalu tinggi, maka perangkat Anda akan melakukan auto restart atau mungkin auto shutdown.


Cara Kerja Heatsink

Cara kerja heatsink dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu active heatsink dan passive heatsink. Mungkin Anda sekalian sudah dapat menerka-nerka kira-kira apa itu active heatsink dan passive heatsink. Namun agar tidak salah paham karena mengartikan sendiri, dan untuk memperkaya pengetahuan di dunia komputer, mari kita simak uraian berikut.

Heatsink pada dasarnya bekerja dengan cara memindahkan panas dari komponen komputer tertentu seperti CPU dan VGA ke udara bebas. Dengan terbebasnya panas dari komponen-komponen tersebut, maka kinerjanya pun akan optimal. Proses pemindahan panas ini menerapkan prinsip ilmu fisik, dimana panas bisa dipindahkan melalui 3 cara: konveksi, radiasi, dan konduksi. Heatsink bekerja dengan mengombinasikan metode konduksi dan konveksi.

Umumnya heatsink merupakan serangkaian komponen yang terdiri dari logam dan kipas. Logam digunakan karena mempunyai konduktvitas termal yang tinggi. Melalui logam inilah panas pada CPU dan VGA dipindahkan ke logam dengan metode konduksi. Kemudian panas yang ada pada logam heatsink ini dibuang ke udara menggunakan kipas heatsink. Atau bisa juga dipindahkan ke cairan dingin jika medium yang digunakan heatsink berbentuk cair.

Kalau Anda merakit komputer, Anda akan mudah mengidentifikasi heatsink ini pada CPU dan VGA. Pada VGA biasanya terpasang logam-logam yang begitu banyak. Semakin tinggi kemampuan VGA Anda, logam-logam yang menempel di sana akan terlihat semakin gagah dan mengerikan. Ini dikarenakan panas yang dihasikan cukup besar untuk processing grafik kualitas tinggi. Sepintas jika Anda melihat heatsink pada VGA yang beredar di pasaran, yang didedikasikakn bagi para gamer, mempunyai heatsink yang luar biasa banyak.

Di samping logam-logam tersebut, heatsink VGA umumnya juga dilengkapi dengan kipas yang sudah menempel langsung pada heatsink tersebut. Heatsink dengan kipas ini disebut sebagai passive heatsink. Disebut passive karena kipas pada heatsink jenis ini langsung terkoneksi pada rangkaian besi heatsink-nya.

Berbeda dengan heatsink pada VGA, heatsink pada CPU tidak memiliki kipas yang terintegrasi secara langsung dengan CPU. Kalau Anda membuka CPU dari komputer Anda, akan didapati CPU di bawah rangkaian heatsink yang lengkap dengan kipasnya. Jika Anda buka heatsink tersebut Anda akan mendapati CPU Anda dilindungi oleh pasta. Pasta ini juga merupakan media heatsink, dimana termasuk media cair. Panas yang dihasilkan dari CPU akan ditransfer ke pasta CPU tersebut dan kemudian diteruskan pada logam heatsink yang ada di atasnya.

Kipas yang terintegrasi dengan logam heatsink juga akan membantu mendinginkan melalui prinsip konveksi udara. Heatsink seperti yang ada pada CPU ini disebut sebagai active heatsink karena kipas yang ada pada rangkaian kompenen heatsink tidak terintegrasi secara langsung pada perangkat yang didinginkan, yaitu CPU. Selain itu berbeda dengan heatsink pada VGA, heatsink pada CPU ini memiliki kipas yang mendapatkan daya dari koneksi motherboard atau dikatakan tidak mendapat daya melalui CPU.

Pengertian CMOS 


Apa itu CMOS? Kata “CMOS” mungkin terdengar asing bagi kita karena sebagai pengguna biasa, kita biasanya tidak terlalu mengenal komponen-komponen di dalam komputer. CMOS ini merupakan salah satu komponen kecil didalam komputer.

Pada artikel ini, saya akan menjelaskan mengenai pengertian, fungsi dan cara kerja CMOS. CMOS memiliki peranan yang penting dalam pengoperasian komputer.


Sebagai contoh, Anda mungkin pernah bertanya-tanya bagaimana tanggal dan waktu di komputer tetap sinkron meskipun komputer tidak selalu menyala. Nah, hal itu disebabkan oleh teknologi didalam komputer yang disebut CMOS atau Complementary Metal Oxide Semi Conduktor. Untuk informasi lebih lanjut mengenai CMOS, mari simak penjelasan dibawah ini.

Complementary metal–oxide–semiconductor(CMOS) atau semikonduktor–oksida–logam komplementer merupakan sebuah chip (komponen berukuran kecil) bertenaga baterai pada motherboard yang menyimpan pengaturan BIOS dan memberikan daya saat komputer tidak menyala. Teknologi CMOS ini dipatenkan oleh Frank Wanlass pada tahun 1967. Biasanya, CMOS diberikan daya oleh baterai sel CR2032 yang disebut sebagai baterai CMOS.


CMOS sendiri adalah hasil dari pengembangan MOS. CMOS digunakan di RAM statis, pengontrol mikro, mikroprosesor, dan sirkuit digital lainnya. Bukan hanya di sirkuit digital saja, CMOS juga digunakan pada sirkuit analog seperti pengubah data, sensor gambar (CMOS sensor), dan transceiver yang sangat terintegrasi untuk berbagai jenis komunikasi

Battery CMOS 



Fungsi CMOS



CMOS berperan sebagai sebuah RAM berkapasitas kecil yang menjadi memori untuk penyimpanan data hardware, pengaturan BIOS (Basic Input Output System), pengaturan tanggal dan waktu, pengaturan booting, pengaturan hardware dan yang lainnya. 

Semua data tersebut dapat disimpan dalam konfigurasi yang tepat dan sinkron meskipun komputer tidak menyala.


Selain itu, CMOS juga berfungsi sebagai baterai yang dapat memberikan daya cukup rendah untuk menyimpan data penting pada komputer meskipun komputer tidak menyala. Biasanya, CMOS ini bisa bekerja dalam jangka waktu yang lama bahkan sampai 5 tahun. Berikut dibawah ini penjabaran fungsi CMOS.


1. RAM (Random Access Memory) Berkapasitas Kecil

CMOS dapat berfungsi sebagai RAM guna menyimpan data ringan pada komputer seperti pengaturan boot sampai hasil pembacaan seluruh hardware (perangkat keras).

2. Konfigurasi Waktu dan Tanggal

Meskipun komputer tidak menyala, CMOS masih tetap dapat mengatur tanggal dan waktu pada komputer sehingga saat komputer dihidupkan, waktu dan tanggal yang tertera sudah sinkron dengan yang sebenarnya. CMOS dapat melakukan pengaturan waktu secara real time karena ia menyimpan daya bertegangan rendah untuk melakukan hal tersebut.

3. Menanamkan Baterai Bertegangan Rendah


CMOS ditenagai oleh baterai didalamnya yang disebut sebagai baterai CMOS. Dengan adanya daya didalamnya, CMOS bisa mencadangkan data sementara ketika komputer tiba-tiba mati. Jadi meskipun komputer mati, selama ada CMOS, data masih dapat disimpan sementara.

4. Menyimpan Pengaturan Dasar BIOS (Basic Input Output System)


BIOS merupakan sebuah firmware (perangkat terintegrasi). CMOS dapat menyimpan pengaturan/konfigurasi BIOS sehingga hasil pemeriksaan data pada sistem komputer dapat tersimpan dengan baik. Perlu Anda ketahui bahwa jika pemeriksaan data sistem komputer crash maka bisa saja perangkat komputer gagal booting, sistem komputer rusak dan beberapa masalah lainnya. 

5. Menyimpan Informasi Dasar Sistem Komputer


CMOS berguna untuk menyimpan berbagai informasi dasar pada sistem komputer meskipun komputer dalam keadaan mati seperti konfigurasi, diagnostic dan informasi dasar lainnya.


Cara Kerja CMOS

Saat power supply komputer mulai dihidupkan, CMOS menjalankan beberapa pemeriksaan untuk memastikan apakah sistem sudah berfungsi dengan benar. Salah satunya adalah perhitungkan pemakaian RAM (Random Access Memory). Tetapi, karena delay boot time yang terjadi, beberapa pengguna mematikan fitur ini dalam pengaturan CMOS dan memilih untuk quick boot. Jika Anda menginstal RAM yang baru maka lebih baik fitur ini diaktifkan saja sampai RAM selesai diperiksa dengan baik barulah dimatikan.

CMOS sendiri bekerja dengan daya statis yang bertegangan rendah dan pengaturannya dapat dikonfigurasikan secara manual. Tetapi, Anda sebaiknya tidak mengubah pengaturan default kecuali jika Anda benar-benar paham cara kerja CMOS .

Jika POST (Power-on Self Test) selesai maka CMOS akan memeriksa pengaturan lainnya seperti format harddisk dan konfigurasi Redundant Array of Independent Disk (RAID), kehadiran peripheral, preferensi boot, dan tweak overclocking. Selain itu, ada banyak pengaturan untuk meningkatkan kinerja komputer yang dapat diubah konfigurasi CMOS-nya secara manual. Tetapi, perubahan tersebut, sebaiknya dilakukan oleh pengguna yang berpengalaman karena jika diubah sembarangan maka sistem bisa menjadi tidak stabil, crash atau bahkan mencegah booting komputer.

Anda dapat masuk ke pengaturan/konfigurasi CMOS saat komputer pertama kali dihidupkan (tahap POST) dengan menekan tombol Delete, F2, atau F3. Nah, jika menu pengaturan CMOS sudah tampil, Anda akan menemukan beberapa pengaturan seperti tanggal dan waktu, boot priority, pengaktifan numlock, dan yang lainya. Agar konfigurasi CMOS Anda terlindungi, sebaiknya diterapkan password.  Untuk keluar dari konfigurasi CMOS sekaligus menyimpan perubahannya, tekan tombol F10. Kemudian, komputer akan reboot dengan menerapkan pengaturan baru..

Umumnya motherboard menyediakan manual daftar dari seluruh pilihan yang tersedia dalam CMOS. Tapi, perlu Anda ketahui bahwa hal tersebut tergantung dengan desain motheboard dan produsen BIOS yang digunakan. Phoenix dan Award merupakan dua produsen BIOS yang paling terkenal. Namun, ada beberapa perusahan lainnya seperti Dell dan Compaq yang memilih memproduksi chip BIOS mereka sendiri.


Pengertian ROM


ROM adalah singkatan dari ‘ Read Only Memory ‘ yaitu suatu perangkat keras pada komputer atau PC yang berupa chip memori semikonduktor yang isinya hanya bisa dibaca saja. ROM tidak dapat digolongkan sebagai RAM (Random Access Memory), walaupun keduanya mempunyai kesamaan yaitu dapat diakses secara acak atau random. ROM (Read Only Memory) berbeda dengan RAM (Random Access Memory).



Atau bias juga definisi ROM adalah salah satu memori yang terdapat di dalam komputer. ROM ini mempunyai sifat permanen, yang artinya program atau data yang disimpan didalam ROM tidak mudah hilang ataupun berubah-ubah walau aliran listrik di sudah matikan.

Menyimpan data di dalam ROM tidak dapat dilakukan dengan mudah, namun membaca data dapat dilakukan dengan mudah. Biasanya program atau data yang ada diisi oleh pabrik yang membuatnya. Oleh karena itu sifat ini, biasa dipakai untuk menyimpan firmware (perangkat lunak yang berhubungan sangat erat dengan perangkat keras).


ROM (Read Only Memory)



Fungsi ROM


1. Membaca Data
Semua data dan informasi yang disimpan di dalam harddisk dapat dibuka dengan lebih cepat karena peran dari RAm komputer.

Coba bandingkan kecepatan loading membuka file atau program saat pertamakali diakses dengan saat file (baca: pengertian file) atau program tersebut telah dibuka sebelumnya. Saat program atau file dibuka, maka data dibaca dan disimpan dalam RAM sementara sehingga akan lebih cepat dibuka kembali ketika komputer belum di-shutdown.

2. Penyimpanan Sementara
RAM juga dapat berfungsi sebagai tempat penyimpanan data sementara saat program di dalam komputer sedang dijalankan. Jadi, ketika kita mengerjakan sesuatu, misalnya membuat makalah, maka komputer akan menyimpan data sementara.

Namun, data tersebut harus disimpan secara permanen untuk mencegah terjadinya kerusakan atau kehilangan karena hal-hal tak terduga. Misalnya listrik padam atau lonjakan arus listrik yang tidak stabil.

Cara Kerja ROM


Sesuai dengan pengertian ROM (Read Only Memory) diatas, maka prinsip kerja ROM dalam perangkat komputer sebenarnya sangat sederhana. Pemilik perangkat komputer akan memasukkan data-data yang umumnya berupa software default pabrik ke dalam chip ROM.

Selanjutnya data dalam ROM akan disimpan secara permanen dan tidak dapat dihapus menjadi output device. Perlu diketahui bahwa Anda tidak bisa mengotak-atik isi pada ROM dan ROM hanya bisa diisi sekali saja selama digunakan.

Oke sekian aja dari saya semoga bermanfaat

Pengertian Hard Disk 

Hard disk adalah media penyimpanan data permanen, jadi data tidak hilang meskipun listrik sudah dimatikan. Hard disk berisi cakram magnetik yang mampu menyimpan data. Hard disk ditemukan pertama kali oleh Reynold Johnson di tahun 1956. Hard disk pertama berukuran 4.4 MB.
Satuan data hard disk dinyatakan dalam Byte (B) dan satuan transfer data hard disk dinyatakan dalam bit (b). Sekarang ukuran hard disk sudah mencapai 500GB bahkan 1000 GB (1 Terra Byte), sehingga menyimpan data menjadi lebih leluasa.
Beberapa pabrik pembuat hard disk yang terkenal yaitu Seagate, Maxtor, West Digital, Quantum, Samsung.

Fungsi Hard Disk

Hard disk merupakan ruang simpan utama dalam sebuah computer. Di situlah seluruh sistem operasi dan mekanisme kerja kantor dijalankan, setiap data dan informasi disimpan.
Dalam sebongkah hard disk, terdapat berbagai macam ruangruang kecil (direktori, folder, subdirektori, subfolder), yang masing-masing dikelompokkan berdasarkan fungsi dan kegunaannya. Di situlah data-data diletakkan.
Ruang kecil dalam hard disk bekerja dalam logika saling tergantung (interdependent). Data/informasi dalam satu ruang kadangkala diperlukan untuk menggerakkan data/ informasi yang berada di ruang lain. Ada ruang di mana data di dalamnya tidak boleh diutak-atik atau dipindahkan ke tempat lain, ada ruang di mana kita bisa membuang dan menaruh data secara bergantian sesuai kebutuhan.
Hard Disk terdiri atas beberapa komponen penting. Komponen utamanya adalah pelat (platter) yang berfungsi sebagai penyimpan data. Pelat ini adalah suatu cakram padat yang berbentuk bulat datar, kedua sisi permukaannya dilapisi dengan material khusus sehingga memiliki pola-pola magnetis. Pelat ini ditempatkan dalam suatu poros yang disebut spindle.

Hard Disk 

Cara Kerja Hard Disk

Spindle memiliki sebuah penggerak yang disebut spindle motor, yang berfungsi untuk memutar pelat hard disk dalam kecepatan tinggi. Perputaran ini diukur dalam satuan rotation per minute (RPM). Makin cepat putaran tiap menitnya, makin bagus kualitas hard disk tersebut. Ukuran yang lazim kita dengar adalah 5400, 7200, atau 10.000RPM.
Sebuah peranti baca-tulis elektromagnetik yang disebut dengan heads ditempatkan pada kedua permukaan pelat. Heads berukuran kecil ini ditempatkan pada sebuah slider, sehingga heads bisa membaca data/informasi yang tersimpan pada pelat dan merekam informasi ke dalam pelat tersebut.
Slider ini dihubungkan dengan sebuah lengan yang disebut actuator arms. Actuator arms ini sendiri dipasang mati pada poros actuator, di mana seluruh mekanisme gerakan dari actuator ini dikendalikan oleh sebuah papan pengendali (logic board) yang mengomunikasikan setiap pertukaran informasi dengan komponen komputer yang lainnya. Antara actuator dengan karena keduanya dihubungkan dengan sebuah kabel pita tipis. Kabel inilah yang menjadi jalan instruksi dari dan ke dalam pelat hard disk.
Jumlah pelat masing-masing hard disk berbeda-beda, tergantung dari ukuran/daya tampung masing-masing pelat dan ukuran hard disk secara keseluruhan.
Sebuah pelat hard disk pada umumnya memiliki daya tampung antara 10 atau 20gigabyte (GB). Sebuah hard disk yang berkapasitas total 40GB berarti memiliki 2 pelat, sedangkan bila berukuran 30GB, ia memiliki dua buah pelat berukuran 10 dan 20GB atau tiga buah pelat berukuran 10GB. Masing-masing pelat hard disk mampu menangani/menampung puluhan juta bit data. Data-data ini dikelompokkan ke dalam kelompok-kelompok yang lebih besar, sehingga memungkinkan pengaksesan informasi yang lebih cepat dan mudah.
Masing-masing pelat memiliki dua buah head, satu berada di atas permukaan pelat, satunya lagi ada di bawah head. Dari sini ketahuan bahwa hard disk yang memiliki tiga buah pelat misalnya (rata-rata sebuah hard disk memang terdiri atas tiga pelat) memiliki total enam permukaan dan enam head.
Masing-masing pelat memiliki kemampuan merekam dan menyimpan informasi dalam suatu lingkaran konsentris yang disebut track (bayangkan track ini seperti lintasan dalam suatu arena perlombaan atletik).
Masing-masing track terbagi lagi dalam bagian-bagian yang lebih kecil yang disebut sektor (sector). Nah, setiap sektor dalam tracktrack hard disk ini mampu menampung informasi sebesar 512 bytes.
Sektor-sektor dalam sebuah hard disk ini tidak dikelompokkan secara mandiri tetapi dikelompokkan lagi dalam sebuah gugusan yang lebih besar yang disebut cluster. Apa fungsi peng-cluster-an ini? Tak lain adalah untuk membuat mekanisme penulisan dan penyimpanan data menjadi lebih sederhana, lebih efisien, tidak berisiko salah, dan dengan demikian memperpanjang umur hard disk.
Sekarang kita ambil contoh ketika kita tengah menjalankan sebuah program spreadsheet pada komputer kita. Ketika kita memasukkan data ke dalam program spreadsheet, di sana terjadi ribuan atau bahkan jutaan pengaksesan disk secara individual. Dengan demikian, memasukkan data berukuran 20megabyte (MB) ke dalam sektor-sektor berukuran 512 byte jelas akan memakan waktu dan menjadi tidak efisien.

Oke sekian aja dari saya semoga bermanfaat

Pengertian RAM


RAM adalah berasal dari singkatan Random Access  Memory, RAM yaitu suatu memori tempat penyimpanan data sementara, ketika saat komputer dijalankan dan dapat diakses secara acak (random).

Bentuk RAM pada PC secara fisiknya yaitu seperti rangkaian elektronik semacam chip. Untuk memasang RAM ke PC yaitu dengan memasukannya ke slot RAM pada Motherboard, Jenis dari slot RAM juga bermacam-macam tergantung jenis RAM-nya.


Fungsi RAM

Fungsi RAM adalah mempercepat pemeprosesan data pada PC atau komputer. Semakin besar RAM yang dimiliki maka akan semakin cepat pula komputer tersebut. RAM bisa mempercepat kinerja dari komputer, sebab RAM menyediakan ruang penyimpanan sementara untuk komputer. Dalam menyimpan data-data yang mudah diambil sehingga dapat mempercepat loading data serta program yang diakses.


RAM(Random Access Memory)

Cara Kerja RAM

Cara kerja memori komputer yakni pada saat komputer pertama kali dihidupkan, Processor akan membutuhkan data yang juga tersimpan dalam storage untuk dapat diproses. pada Sementara itu Hard Disk sebagai tempat penyimpan data tidak akan mampu untuk dapat melayani permintaan pengiriman data dengan kecepatan yang tinggi, hal ini dikarenakan teknologi yang sering digunakan pada processor dan hard disk sangat berbeda. Processor dengan teknologi digital murni sementara Hard Disk akan menggunakan mekanis digital, hal ini menjadi masalah dan akan mengakibatkan “Bottle-Neck” yang sangat parah,lalu sehinggga dibutuhkan komponen lain untuk menjebatani yang keduanya yakni dengan menambahkan komponen RAM.


Jenis Jenis RAM

  • RAM (Dynamic RAM) adalah suatu jenis dari RAM yang secara berkala harus disegarkan oleh CPU (Central Processing Unit) supaya data yang terkandung didalamnya tidak menghilang.
  • SDRAM adalah singkatan dari “Sychronous Dynamic Random Access Memory” jenis dari RAM yang merupakan kelanjutan dari DRAM akan tetapi telah disinkronisasi oleh clock sistem dan mempunyai kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan DRAM.
  • DDR RAM adalah kependekan dari “Double Rate Random Access Memory”. DDR RAM sering disebut juga dengan DDR saja. Jenis memory ini merupakan teknologi terusan/kelanjutan dari SDRAM. Ada juga kelanjutannya DDR2 (Double Data Rate generation 2 RAM) dan juga DDR3 (Double Data Rate generation 3 RAM), mungkin semakin kesini akan ada generasi barunya.
  • RDRAM adalah kependekan dari “Rambus Dynamic Access Memory” suatu jenis memory yang lebih cepat dan juga lebih mahal dari pada SDRAM. Memory ini bisa dipakai pada sistem yang menggunakan Pentium 4 (empat).
  • SRAM adalah dikenal juga dengan sebutan “Static Random Access Memory” jenis memori yang tidak memerlukan penyegaran oleh CPU supaya data yang terkandung di dalamnya tetap tersimpan dengan baik. RAM dari jenis ini mempunyai kecepatan lebih tinggi di bandingkan dengan DRAM maupun SDRAM.
  • EDORAM adalah berasal dari singkatan “Extended Data Out Random Access Memory”, yaitu jenis dari memori yang dipergunakan pada sistem yang telah menggunakan pentium. Jenis ini dapat menyimpan serta mengambil isi memori secara bersamaan, sehingga kecepatan baca maupun tulisnya menjadi agak lebih cepat.
Oke sekian aja dari saya semoga bermanfaat, sampai jumpa di blog saya selanjutnya

Pengertian Processor

Processor adalah salah satu komponen penting komputer yang berfungsi untuk memproses data dan mengontrol sistem yang ada pada komputer. Processor juga bisa disebut sebagai otak dari komputer. Secara singkat, processor bekerja untuk melakukan perhitungan serta menjalankan perintah-perintah yang diperintahkan oleh pengguna komputer itu sendiri.

Dan dalam sebuah komputer, Processor layaknya sebuah mesin yang mana kinerjanya harus dibantu oleh komponen-komponen lain seperti mainboard, memory, dan banyak hal lainnya.


Selain itu, processor biasanya terletak di motherboard dan diletakan pada socket yang telah disediakan. Uniknya, processor sebuah komputer ternyata bisa diganti dengan jenis-jenis lain, Namun, processor penggantinya harus sesuai dengan socket yang ada pada motherboard. 


Pasalnya, jika tidak sesuai, processor tidak akan terhubung dengan komputer. Bahkan, tidak bisa terpasang di socket motherboard.


Dan perlu anda ketahui, semakin tinggi kecepatan processor, maka semakin tinggi dan cepat pula kinerja suatu komputer tersebut. Tapi tetap saja, kecepatan tersebut dipengaruhi oleh jenis dan kapasitas dari processor itu sendiri.


Terlepas dari itu, pada sistem komputer yang sudah ada, ternyata jenis processor tidak hanya satu saja. Melainkan ada banyak sekali. Dan inilah sedikitnya macam-macam processor komputer.


Processor atau CPU



Cara Kerja Processor

menjalankan sekumpulan intruksi mesin yang memberitahu processor apa saja yang harus dilakukan, berdasarkan instruksi itu, processor melakukan 3 (tiga) hal dasar diantaranya:
  • Menggunakan ALU (Arithmetic Logic Unit) yaitu untuk melakukan operasi matematis seperti pengurangan, penambaghan, perkalian dan juga pembagian. Mikro processor modern mengandung floating point unit yang dapat melakukan operasi-operasi yang sangat kompleks pada angka yang cukup besar.
  • Lalu memindahkan data dari satu lokasi memori ke lokasi yang lainnya.
  • Mengambil keputusan serta melompat ke instruksi lain sesuai keputusan tersebut.

Sederhananya cara kerja prossesor intinya ialah menerima umpan ataupun perintah masuk (inpot) baik dari mouse, keybord atau alat penginput data yang lainnya yang terhubung, lalu kemudian menerjemahkan atau memproses data-data perintah tersebut untuk kemudian mengeluarkan atau meneruskan outputnya ke hardware ataupun software terkait.

Ketika processor bekerja maka tidak bisa terlepas dari komponen/peralatan pendukung lainnya seperti Harddisk dan Memory (RAM). Ketiga bagian tersebut akan terus saling terhubung satu sama lain dalam memproses suatu data. Fungsi Processor diibaratkan seperti otaknya komputer, yang akan memerima data kemudian memprosesnya lalu outputnya dikirim kembali ke memory atau pun harddisk.

Sebenarnya bahasa / kalimat yang dikenali oleh processor hanya angka 0 dan 1. Dua angka itu saja. Disebut juga bahasa mesin / bilangan biner (01011001). Angka 0 diartikan dengan tidak adanya sinyal listrik, dan angka 1 diartikan dengan adanya sinyal listrik.

Fungsi Processor


1. Control Unit (CU)
Semua peralatan pada sistem komputer dikendalikan dan diatur oleh bagian ini. Perpindahan data dari memori utama dieksekusi di bagian CU ini. Untuk kemudian dikirim kembali hasilnya ke memori utama. Setelah itu layar monitor akan menampilkan hasil outputnya atau harddisk akan menyimpan data hasil olahan tersebut.

2. Arithmatic and Logical Unit (ALU)
Perhitungan matematika / aritmatika  semuanya dilakukan pada Bagian ALU ini, tanpa terkecuali. Selain itu, apabila program / software yang sedang kita gunakan mengalami masalah maka akan ada Informasi Peringatan Kesalahan (Error Warning) yang tampil di monitor, yang kesemuanya itu dilakukan di bagian ALU ini. Intinya, bagian ALU ini merupakan bagian LOGIKA (pengambil keputusan).

3. Registry (Register)
Register merupakan tempat ngantri data-data yang akan diproses, sebelum data tersebut masuk ke memori utama. Walaupun bagian ini merupakan media penyimpanan kecil namun memiliki kecepatan akses tinggi.


Oke sekian aja dari saya, sampai jumpa di blog selanjutnya 

Pengertian MotherBoard


Motherboard merupakan sebuah printed circuit board (PCB) yang bertindak sebagai penyedia konektivitas elektrik yang disebut bus sehingga semua komponen dan perangkat eksternal pada motherboard tersebut dapat terhubung.

Di motherboard inilah semua komponen-komponen komputer terpasang, seperti CPU, slot RAM, slot PCI dan port USB. Selain itu motherboard juga memiliki kemampuan untuk mengontrol perangkat seperti hard drive, DVD drive, keyboard dan mouse. 


Intinya motherboard inilah yang membuat seluruh komponen dikomputer anda mampu untuk saling bekerja sama.

Motherboard


Fungsi MotherBoard

Peran dari motherboard sebagai sebuah tulang belakang komputer bukan hal yang tidak beralasan, sebab motherboard memiliki berbagai macam fungsi.

Selain dengan fungsi utamanya yaitu sebagai media yang menampung komponen pada komputer, motherboard juga berfungsi untuk mengatur kode BIOS pada chip read-only memory (ROM).



Selain itu bila anda memperhatikan pada motherboard terdapat kumpulan slot-slot yang memungkinkan penggunaan komponen atau perangkat eksternal yang mampu meningkatkan fleksibilitas dari komputer itu sendiri.



Perangkat yang dimaksud ialah printer, keyboard, mouse, jack audio, hard disk eksternal, atau stick game. Perangkat tersebut dapat dihubungkan dengan komputer dengan menghubungkannya lansung ke motherboard dengan menggunakan port-port yang telah disediakan.


Cara Kerja Motherboard

Motherboard merupakan komponen satu-satunya tempaat utama yang menghubungkan antara satu perangkat keras dengan perangkat lainnya. Motherboard ini dapat di ibaratkan sebagai sistem saraf dalam tubuh kita yang memiliki kemampuan untuk mengangkut dalam berbagai jenis data. 

Motherboard juga menghubungkan dari sejumlah perangkat, namun fungsi utama dari motherboard hanya untuk menghubungkan CPU ‘processor’ dengan bagian yang lainnya di komputer.
Dalam motherboard untuk menghubungkan berbagai dari jenis processor itu ada 2 jembatan utama .


Sekian saja dari saya, sampai jumpa di blog blog saya selanjutnya